SCR Memfasilitasi Perkembangan UMKM Indoneisa

Untuk mewujudkan iklim usaha dan membuka kesempatan yang seluas-luasnya bagi para seluruh pelaku UKM, diperlukan pendekatan filantropis dalam bentuk pengembangan kapabilitas, yaitu melalui pendampingan berkelanjutan dan pemberian akses terhadap sumber daya produktif. Dengan begitu, pada akhirnya, pelaku UMKM akan mampu memanfaatkan kesempatan yang terbuka dan potensi yang tersedia. Maka dari itu SRC Indonesia ikut berpartisipasi.Sinergitas antara pihak pemerintah dan dunia usaha dalam mengembangkan UKM di Indonesia menjadi sangat krusial mengingat sektor ini masih memiliki potensi yang luar biasa untuk berkembang.

Elvira Lianita selaku Direktur Urusan Eksternal dan Fiskal PT HM Sampoerna Tbk mengatakan perseroan berkode emiten HMS ini telah berkomitmen mendukung upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan sektor UKM di Indonesia. Elvira menjelaskan, dukungan ini dilakukan melalui pemberdayaan yang berkelanjutan. Kemunculan Sampoerna Retail Community (SRC) telah mengembangkan 57 peritel di tahun 2008 hingga menjadi lebih dari 60.000 peritel di tahun 2018 dan tersebar di 408 kabupaten/kota di 34 provinsi di Indonesia. Perkumpulan yang difasilitasi Sampoerna ini bertujuan membahas lebih lanjut mengenai peluang sinergi dan potensi pemberdayaan UKM sehingga dapat berdaya saing, mandiri, berkualitas serta mampu mendorong perekonomian baik nasional maupun daerah.

Hal ini diamini oleh Danang Girindrawardana selaku Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Menurutnya, sinergi dan kolaborasi sangatlah penting di tengah tantangan ekonomi yang makin kompetitif. Berkat SRC, usaha saya menjadi berkembang dan mandiri. Kini saya sudah bisa menggerakkan komunitas sekitar untuk memajukan wirausaha mereka, berkembang dan maju bersama-sama. Saya berharap kerja sama ini akan terus terjalin dengan baik, dan ke depannya akan lebih banyak peluang yang bisa diraih bersama SRC,ā€¯ungkap pemuda Bali yang kini memiliki 40 toko kelontong seperti mini market tersebar di Pulau Dewata. Henny Susanto selaku Head of Commercial Business Development Sampoerna mengatakan, SRC merupakan program pembinaan Sampoerna terhadap peritel tradisional melalui edukasi penataan toko, strategi pemasaran dan manajemen keuangan. Sementara pakar pemasaran Yuswohady menegaskan, saat ini merupakan momentum yang sangat tepat untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mengembangkan UKM di Indonesia. Pasalnya, sektor ini masih memiliki potensi yang luar biasa untuk berkembang.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *