Reaksi dari Gejala Alergi Akut dan Kronis pada Bayi

Bayi baru lahir pada dasarnya ada di masa pertumbuhan yang sudah semestinya mendapat asupan gizi yang cukup di setiap harinya. Alasannya sudah pasti untuk mendukung perkembangan otak dan tubuh juga sel syarafnya untuk bisa berkembang dengan baik. Selain itu ada berbagai macam nutrisi yang harus diberikan kepada bayi, seperti vitamin, protein, mineral, kalsium, dan yang lainnya, salah satunya yang terkandung di dalam susu sapi. Tapi pada kenyataan tidak semua bayi bisa menerima baik nutrisi yang ada di dalam susu sapi sehingga hal tersebut menyebabkan bayi alami gejala alergi terhadap susu sapi.

Hal tersebut tidak lain dan tidak bukan merupakan karena bayi memiliki alergi tertentu terhadap kandungan protein dari susu sapi. Gejala alergi susu sapi pada bayi terbagi menjadi 2 reaksi utama, yakni reaksi akut dan kronis. Namun untuk mengetahui informasi yang lebih lengkapnya mari simak ulasannya di bawah ini.

Mengetahui Reaksi dari Gejala Alergi Akut dan Kronis pada Bayi

Reaksi akut

Pertama adalah reaksi akut, ini merupakan jenis reaksi gejala alergi yang langsung terjadi setelah bayi mengkonsumsi susu sapi. Reaksi tersebut biasanya terjadi seperti reaksi alergi yang ada pada umumnya. Seperti bayi dengan alergi susu sapi akan alami yang namanya gangguan pencernaan, gangguan di kulit, dan akan menyerang saluran pernafasan.

Selain hal tersebut, reaksi paling umum yang akan muncul juga secara langsung pada saat bayi mengkonsumsi susu sapi adalah gatal – gatal di kulit bayi. Munculnya bintik – bintik merah di kulit yang bisa dilihat secara langsung oleh kasar mata. Buruknya lagi, hal tersebut bisa menyebabkan kondisi bayi kuning yang terlihat di bagian permukaan kulitnya.

Reaksi kronis

Sementara itu untuk reaksi kronis dari alergi susu sapi pada bayi dan anak – anak adalah salah satu reaksi terhadap susu sapi yang cenderung bertahan dalam waktu yang cukup lama. Hal tersebut biasanya akan sebabkan bayi merasakan sakit atau beberapa gejala tertentu di waktu yang lama. Sehingga yang demikian ini akan mengganggu kesehatan si kecil. Beberapa gejala reaksi kronis terhadap susu sapi pada bayi diantaranya asma dan gangguan pernafasan. Yang demikian tersebut akan membuat bayi memiliki penyakit asma ke depannya, sehingga dibutuhkan penanganan yang khusus seperti pemberian obat asma atau inhaler.

Selanjutnya ada dermatitis. Ini adalah jenis penyakit atau gangguan yang biasanya menyerang kulit bayi. Dimana kulit bayi akan terasa gatal – gatal. Dermatitis biasanya juga dikenal dengan nama penyakit eksim yang muncul dalam jangka waktu yang lebih lama lagi setelah bayi mengkonsumsi makanan dengan kandungan susu sapi. Dermatitis bahkan juga menjadi jenis penyakit akibat kekurangan gizi pada anak.

Lalu untuk yang terakhir ini adalah terjadinya gangguan pada saluran pencernaan. Dampak gejala reaksi alergi susu sapi pada bayi bisa sebabkan gangguan pada saluran cerna. Gangguan pada saluran pencernaan tersebut pada dasarnya memilii dampak yang banyak sekali, seperti halnya sulit buang air besar, sakit pada saat buang air kecil, sembelit, pencernaan yang tidak lancar, dan bisa sebabkan wasir.

Selain hal tersebut, juga ada 3 tempo atau jangka waktu dimana si kecil akan merasakan kemunculan gejala alergi susu sapi. Seperti reaksi cepat, reaksi sedang, dan reaksi lambat.

Demikian informasi yang bisa kami bagikan tentang reaksi dari gejala alergi akut dan kronis pada bayi. Semoga bermanfaat.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *