PSG Lakukan Comeback Luar Biasa, Beruntung?

Paris Saint Germain bertanding menghadapi Atalanta dalam seri lanjutan perempat final liga champions. Banyak orang mengatakan bahwa PSG beruntung hanya menghadapi kesebelasan peringkat keempat Italia. Anggapan itu tidak sepenuhnya benar. Liga champions sendiri bukan merupakan kompetisi semenjana. Untuk turut berpartisipasi dalam kompetisi ini, dikatakan Livescore31 suatu klub harus berhasil menduduki tiga atau empat besar klasemen di liga domestiknya. Hal ini menandakan bahwa setiap peserta liga champions merupakan tim papan atas dari negaranya masing-masing tak terkecuali Atalanta. Meski namanya tidak sebesar PSG namun kita bisa menyebutnya sebegai Kuda Hitam.

Cederanya beberapa sosok andalan PSG seperti Marco Verratti dan Kylian Mbappe serta akumulasi kartu yang didapat oleh Di Maria tidak begitu memengaruhi performa mereka. Para pemain seperti Ander Herrera dan Pablo Sarabia mampu tampil apik mengisi pos yang ditinggalkan kawan mereka tersebut. Menggunakan formasi 4-3-3 PSG menerapkan garis pertahanan sedang. Hal ini tidak begitu menakutkan bagi Atalanta, terbukti duo bek sayap mereka Hateboer dan Gosens mampu beberapa kali melakukan overlap pada area pertahanan PSG. Nama terakhir bahkan berhasil membuahkan umpan matang kepada Hateboer, sayang Keylor Navas berhasil menggagalkan sundulan mereka.

Sedangkan pelatih Atalanta menerapkan strategi man-to-man mark untuk meredap agresifitas PSG. Namun sayang, Neymar berhasil mengantisipasi dengan ikut turun ke tengah untuk meminta bola. Hal ini memaksa bek Atalanta untuk mengikutinya dan naas mereka seringkali terlihat tidak mampu mengimbangi kecepatan lari seorang Neymar. Pada babak pertama Neymar melepaskan empat tendangan pertama PSG namun tidak satupun berbuah gol. Mereka malah tertinggal terlebih dahulu. Namun perubahan taktik yang dilakukan pelatih dengan memasukkan Draxler serta Mbapper membuat PSG tidak hanya bergantung pada seorang Neymar malam itu. Dan terbukti usai secara terus menerus memborbardir pertahanan Atalanta, akhirnya usaha mereka berbuah manis pada menit-menit akhir pertandingan dan membalikkan skor menjadi 2-1.

Neymar terpilih sebagai Man of the Match usai berhasil mencatatkan dribble sukses sebanyak 16 kali.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *